Aku menyukai
sepi melebihi segalanya. Dan
aku selalu
ingin berbagi. Agar kau mengerti
tentang ini.
Maka setiap malam dengan mata senyala
Maka setiap malam dengan mata senyala
dupa. Aku
tak pernah bosan memanjatkan
doa-doa ke
punggung angin. Semoga utuh
sampai.
Terserap ke telinga mungilmu itu.
Lalu akan kau dengar. Bagaimana nada-nada
yang kususun dalam tubuh puisi. Bisa bicara
Lalu akan kau dengar. Bagaimana nada-nada
yang kususun dalam tubuh puisi. Bisa bicara
sendiri.
2012
2012