Sebab
kata-kata juga perlu ibadah.
Perlu
memperbaiki iman
dan
melapangkan takdirnya
di
depan penyair.
Maka
pada hari raya ini
kata-kata
memilih meliburkan diri
dari
rutinitas puisi.
Menghindari
stagnasi. Menjaga diri
tetap
suci. Demikian kiranya ibadah ini.
(2014)
Puisi ini dimuat di Denpost Minggu, 6 Maret 2016
No comments:
Post a Comment
Ruang Apresiasi