Aku
muncul dari sebalik dinding purba
Tempat
semayam gelap dan maha dingin
Mengambil
wujud yang putih dan bersih
Seolah
juga aku berpenampilan sempurna
Menetasku
disebabkan peraman hangat
Kepala
seniman pemilik galeri kata-kata
Jagalah
aku. Jika pecah sebelum waktunya
Maka
aku akan gagal menetaskan puisi
Yang
bila sudah begitu tentu tak ada lagi
Yang
menghiasi meja makanmu kelak
Dan
demikianlah terjadi di setiap harinya
Rasa
hambar akan menikam-nikam lidahmu
Sampai
suatu saat kau sendiri yang pecah
Terhidang
bersih dan rapi disantap puisi
(2012)