Oase Perjalanan Sang Peziarah



Identitas Buku
Judul             : Paulo Coelho: Obrolan dengan Sang Peziarah
Penulis         : Juan Arias
Penerjemah : Ronny Agustinus
Penerbit      : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun           : 2012


Nukilan

1.      Keberanian adalah rasa takut yang tengah memanjatkan doa-doanya (hlm. 79).

2.      Dalam hal tertentu kita semua adalah yatim piatu dari impian kita demi masyarakat lebih adil yang kita perjuangkan dan bayar dengan diri kita sendiri (hlm. 88).

3.      Air adalah salah satu hal paling simbolik, sebagai salah satu unsur dasar kehidupan dan penciptaan. Di laut ada momen konflik ketika gelombang terbentuk. pada momen itulah kita membedakan lautan dengan daratan. Zona tersebut, kadang tenang, kadang bergejolak, kadang mematikan, adalah tempat penciptaan berlangsung (hlm.168).

4.      Saat mulai menulis, aku tidak tahu apakah itu bagus atau jelek (hlm. 168).

5.      Aku menulis pertama-tama untuk diriku sendiri, karena akulah pembaca pertamaku (hlm. 168).

6.      Aku dulu punya kebiasaan memberikan buku-bukuku kepada orang lain untuk dibaca sebelum menerbitkannya. Sekarang, tidak lagi. Aku mengemban tanggung jawab. (hlm. 168-169).

7.      Dan ketika sadar aku sedang menuliskan sesuatu yang tak jalan, kutinggalkan saja. Pada titik tertentu aku menyerah. (hlm. 169).

8.      Kebenaran akan terus jadi misteri dan aku cuma yakin satu hal, bahwa kita harus memberikan yang terbaik bagi diri kita. Dan itulah ketika kau merasa puas (hlm. 169).

9.      Kita akan merasa penuh dan pada momen tertentu merasa perlu untuk berbagi. Kita bisa menyebutnya cinta atau kebutuhan untuk ikut serta dalam kehidupan, tapi nyatanya adalah bila kita berbuat sesuatu dengan antusias, kita melakukannya karena didorong oleh kebutuhan untuk berbagi (hlm. 170).

10.  Yang susah adalah ketika sudah separuh jalan, sebab antusiasme yang kau punya saat awal tadi sudah tidak ada padahal kau tahu kau masih jauh dari selesai. Di situlah banyak penulis menyerah (hlm. 171).



Keterangan 
Belakangan saya mencoba membaca tuntas sebuah buku, sembari menyalin hal-hal penting yang saya jumpai di dalamnya. Karena kelalaian saya, beberapa kadang luput saya catat. Harap maklum.

No comments:

Post a Comment

Ruang Apresiasi