Keberangkatan

Kau menanam lelampu di dalam kepalaku. Dan memindahkan
cahaya terang matamu ke redup mataku. Kau yang cekatan.
Dadamu yang berdebar sampai menggetarkanku. Dalam upaya
mempersiapkan semuanya itu, kau memberitahukanku akan perihal.
“Perhatikanlah. Jalan lurus di depanmu itu. Ujungnya tak terlihat
sekaligus tak tercapai. Ia hanya menerima pejalan yang bergerak
tanpa bebayang. Semoga itu adalah kau. Semoga juga kau bahagia
melewatinya. Membawa pulang kembali jantung kata-kata. Pulang
ke pangkuan kita.”  Aku melangkah. Sedangkan kau berbalik menjauh
tak sedikit pun melepas senyum sebagai tanda keberangkatan.


2012